Mocel bikin Galau

Pernahkah Anda memancing, kemudian mocel? Apa itu mocel? Mocel, istilah yang sering saya dengar di kolam pemancingan manakala seorang pemancing strike, dan dalam perjalanan menggulung senar, ikan tiba-tiba terlepas. Biasanya, disusul komen lucu tapi “ngeselin” dari pemancing sebelah, “Mocel bro….!?”

Pertanyaannya, apa yang menyebabkan ikan bisa mocel dari mata kail? Jawaban konyol biasanya, “Ah, kailnya dah tumpul kali….” Atau jawaban lain, “Anda belum beruntung… coba lagi….” Ada pula yang jawab, “Umpannya pahit kali…..”

Jawaban yang agak masuk di akal adalah, “Biasanya karena makan tipis.” Atau jawaban lain, “Sentakan saat strike kurang keras, sehingga mata kali tidak dalam menancap di rongga atau mulut ikan.” Kemungkinan lain, adalah saat menarik ikan, posisi joran yang berubah antara di atas, kemudian di bawah (sampai masuk air), miring kiri, atau miring kanan. Posisi joran yang demikian, jika pada saat bersamaan posisi mata kali yang menancap di mulut ikan adalah berlawanan arah, maka bisa mengakibatkan mocel, ikan terlepas.

Faktor lain, yang termasuk salah satu kemungkinan mocel adalah, ulah meronta sang ikan. Secara naluriah, ikan yang terpancing, akan meronta melepaskan diri dari tusukan mata kail. Jika gerakan meronta tadi pas dengan arah mengeluarkan mata kali, serta dilakukan dengan gerakan berbalik atau menggeliat yang keras dan spontan, sangat mungkin bisa melepaskan mata kail dari mulut ikan.

Lantas bagaimana mengantisipasinya? Masih atas saran teman pemancing, didapat masukan yang aneka ragam, dari yang konyol sampai agak masuk di akal. “Doa dulu bro sebelum mancing….wkwkwkwkwk.” Atau, “Sebelum mancing tadi, mandi gak?”

Nasihat yang lain, “Sentak yang keras, biar mata kail tertancap dalam. Jika masih ragu, lakukan dua-tiga kali lagi dalam proses menggulung senar.” Terkait saran yang ini, ada juga yang menambahkan, “Tapi hati-hati juga. Menyentak secara keras, kalau dilakukan bersamaan dengan saat ikan membawa lari umpan, sangat berpotensi senar putus. Jadi, sebaiknya, setelan rel juga harus pas.”

Nah, nasihat lain adalah, “Jangan membetot ikan secara kasar. Harus halus penuh perasaan…. Pegang joran agak ke depan, agar lebih mudah mengendalikan arah ikan.” Atau saran yang lain, “Pastikan menyentak joran saat umpan benar-benar sudah dimakan.”

Entah bermanfaat atau tidak, tapi setidaknya, semua masukan dari yang bercanda sampai yang agak serius tadi patut dicermati. Terlebih kalau kita dengar pemancing bercanda, “Hati-hati bro… mocel juga bisa berarti sial… alias bakalan lama nunggu umpan dimakan lagi.” (roso daras)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s