Hoki di Empang Galatama

Lebih tiga bulan saya tidak memposting apa pun di blog iseng ini. Bukan karena malas nulis, tapi lebih karena tidak atau belum ada sesuatu yang baru yang layak posting (setidaknya menurut saya). Alhasil, kalau kemudian hari ini saya menulis, lebih karena tidak ingin disangka blog ini mati-suri, hidup enggan, mati tak mau.

Tadi saya katakan, nyaris tidak atau belum ada sesuatu yang baru, sehingga saya lama tidak menulis. Yang saya maksud adalah terkait hal-hal baru dalam aktivitas memancing. Maklumlah, selama itu pula, rutinitas (kalau bisa dibilang begitu) memancing saya hanya di empang galatama yang itu-itu saja, yakni empang galatama patin “21”, atau akrab disebut empang galatama patin “darno”, di Jl Juanda, Depok.

Kalau dulu saya acap menyelingi dengan memancing harian, mancing kiloan di Kabeda, atau mancing galatama emas di X-Pro, Sawangan, bahkan sesekali di Tambok Labu, Pamulang, beberapa bulan terakhir benar-benar hanya ke “Darno”. Bahkan variasi galatama patin di empang “Bari” dan “Mat Dolar” (masih di kawasan Depok), pun tidak lagi  saya lakukan.

Nah, dari rutinitas memancing di galatama patin Darno itulah, beberapa kali (relatif sering juga untuk ukuran saya), saya ketiban hoki. Ya, menarik ikan babon, menjuarai C, bahkan total. Meski berulang-kali saya tegaskan, aktivitas memancing saya sebagai “iseng belaka”, tetapi jujur saya senang jika berhasil menjuarai sesi C, babon, C + babon, atau total.

Bukan semata-mata karena kemudian mendapat amplop berisi uang, tetapi lebih dari itu, ada perasaan terhibur. Terlebih sejak beberapa bulan terakhir, patin-patin di empang Darno agak malas makan. Ada yang menduga karena suatu hari di-booking sebuah perusahaan untuk lomba mancing, ada pula yang menebak karena bobot ikan makin besar.

Tebakan yang pertama, dilandasi alasan, karena dalam lomba oleh sebuah perusahaan itu, berlaku peraturan “tanpa  aturan”. Bayangkan, pemancingan dengan kapasitas lapak 46, diisi lebih dari 80 pemancing! Bayangkan pula, pemancingan yang menerapkan peraturan “hanya boleh menggunakan umpan sagu”, menjadi “umpan bebas”.

Tebakan yang kedua, dilandasi alasan, kebiasaan ikan patin yang mulai tumbuh besar, biasanya dilanda penyakit sulit makan. Memang, waktu awal-awal saya memancing di sana kurang lebih satu setengah tahun yang lalu, masih ada ikan dengan bobot 1 kg. Sekarang, sudah sulit menaikkan ikan di bawah 3 kg. Ikan rata-rata menjadi sekitar 4 kg. Bahkan dalam beberapa kali kejadian yang saya saksikan, dua kali ikan jackpot naik (berat di atas 11 kg).

Entahlah alasan mana yang benar. Yang jelas, saat ini, untuk waktu memancing tiga jam (tiap ronde), perolehan total rata-rata 10-an ekor. Bandingkan dengan era sebelumnya yang bisa sampai 30-an ekor,  bahkan lebih per ronde. Karenanya, juara total rata-rata hanya menarik sekitar 20-an ekor.

Nah, di tengah ikan “sumeng”, banyak pemancing cenderung “nge-dek”, mencari ikan besar pada lemparan umpan setengah empang, atau bahkan lebih dekat lagi. Harapan mereka, tentu saja, biarpun sedikit narik, tetapi ada harapan menaikkan ikan dengan bobot “layak timbang”.

Dalam keadaan seperti itulah, beberapa kali saya berhasil menaikkan ikan dengan bobot lumayan besar. Pernah dalam satu ronde, menyabet juara C + babon II. Kali lain, pernah juara total meski dengan tarikan kurang dari 20 ekor.

Yang seru adalah “saling-tiban” antarpemancing. Yaaa, karena itu tadi, banyak yang memancing dekat (mencari ikan besar), akhirnya fekuensi pemancing menimbangkan ikan, jadi lumayan sering, sehingga saling-tiban berat ikan pun terjadi. Si A menarik ikan 5 kg, belum lima menit, ditiban dengan 5,3 kg, disusul 6 kg, bahkan bisa ditiban dengan ikan 9 kg! Kali lain, ikan dengan berat kurang dari 5 kg, bisa menang dalam satu periode C.

Saya menyebut: Itulah hoki di empang. (roso daras)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s