Mancing Bareng HUT CIDEC ke-4

Mancing Bareng CIDEC

Seorang teman mancing, tiba-tiba menyodorkan sebuah stiker CIDEC di lokasi pemancingan galatama patin Empang-21. Sekilas ia menginformasikan ihwal komunitas pemancing Depok. Pemancing dengan nama lapak Aki Item itu juga menginformasikan ihwal even mancing bareng dalam rangka HUT CIDEC ke-4, pada 16 Februari 2014.

Keesokan harinya, rekan mancing yang lain, sebut saja “Doblah” berkirim pesan lewat akun Facebook. Ia menanyakan keikutsertaan saya dalam mancing bareng CIDEC. Saya jawab, “Insya Allah.” Akhirnya, tanggal 16 itu, kami memang berpartisipasi dalam even mancing bareng itu. Lokasi pemancingan di empang galatama emas Purbaya, Jalan Radar AURI, Cimanggis.

Pada harinya, kami tiba di lokasi 15 menit sebelum pukul 15.00, jam dimulainya mancing bareng. Dari total 47 lapak, sore itu penuh. Lapak yang relatif sempit, menjadi terasa sesak. Tapi, suasana tetap enjoy. Semua pemancing memancing dengan style masing-masing. Bagi yang sudah familiar dengan empang Purbaya, tentunya sudah lebih tahu situasi.

Saya sendiri, mencatatnya sebagai “yang pertama” memancing di Purbaya. Secara umum, saya tidak kecewa, meski tidak juga merasa puas yang meluap-luap. Tidak kecewa, karena ikan-ikan di Purbaya relatif rakus. Lemparan penuh, setengah, hingga ngedek di ujung joran, semua disambar. Pendek kata, dalam hal “makan”, memancing bersama member CIDEC selama empat jam hari itu, lumayan menyenangkan.

Satu catatan kecil harus saya torehkan di sini, ihwal patahnya joran Daiwa saya pada sentakan pertama. Aneh… benar-benar aneh. Joran itu saya beli Rp 290.000, rasanya sih, sebuah harga yang tidak bisa dibilang murah, meski saya tahu, masih banyak merek lain dengan harga yang jauh lebih mahal. Beruntung saya bawa tiga joran (termasuk joran untuk memancing patin), sehingga saya segera mengganti dengan joran yang lain.

Saya penasaran benar dengan patahnya joran di sentakan pertama. Padahal, ikan yang naik, hanya seukuran telapak tangan. Satu-satunya penjelasan yang masuk di nalar saya adalah kesalahan saya yang tidak dalam menancapkan sambungan joran dengan sempurna. Kemungkinan kedua adalah sentakan yang terlalu kasar (yang ini agak kurang masuk akal). Kemungkinan ketiga, jorannya memang jelek (kesalahan pada penjual yang merekomendasikan joran itu… hehehhee).

Singkat kata, selama empat jam, kurang lebih saya narik 20-an ekor. Yaaa, tentu jauh dari pemenag total. Tapi setidaknya saya tahu, ada rekan pemancing lain yang menarik kurang dari jumlah itu.  Ikan berat hanya dua ekor, dengan bobot 4,4 dan 4,15 kg. Sementara, babon pertama pada even itu 5,2 kg.

Itulah sekelumit catatan saya mancingb bareng dalam rangka HUT CIDEC ke-4 di pemancingan Purbaya, beberapa waktu lalu. Terima kasih buat bung Billy dan mas Dedy yang sudah mengajak saya menikmati sensasi mancing bareng ikan emas. Malamnya, saya “kembali ke laptop”…. ke pemancingan galatama patin di empang 21 (Darno), Juanda, Depok. (roso daras)

One comment on “Mancing Bareng HUT CIDEC ke-4

  1. nubie mengatakan:

    mantabs report n blognya om…

    salam kenal dari nubie..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s